Bali
bukan hanya dikenal dengan julukan Pulau Dewata yang berlimpah tempat wisata
dengan pantai-pantainya yang cantik tetapi menarik juga sebagai tujuan wisata kuliner.
Tahun 70an sangat sulit berwisata ke Bali sambil mencari makanan halal,
sekarang keadaan sudah jauh berbeda .. makanan yang kita bahas disini adalah
100% halal.
Tujuan
pertama adalah Bebek Bengil (Dirty Duck dalam bahasa Inggris) yang berlokasi di
Ubud Kabupaten Gianyar. Hidangan utama restoran ini adalah menu bebek goreng,
yang disajikan berbeda dengan bebek goreng di tempat makan lain. Bebek goreng
disajikan dengan nasi putih lengkap bersama sambal matah dan lawar ditempat
yang terpisah. Bebek goreng ini terasa renyah hingga ketulang kecil yang bisa
dikunyah. Daging bebek yang digunakan berasal dari bebek lokal di daerah
sekitar Ubud. Digoreng hingga coklat kekuning-kuningan dengan kulit yang
kelihatan kering dan renyah. Sebelum direbus 3-4 jam, bebek ini direndam dalam
bumbu-bumbu selama 12 jam. Setelah direbus kemudian ditiriskan, lalu digoreng.
Metode ini membuat daging bebek terasa gurih hingga bagian dalam. Menu bebek
bengil, crispy duck adalah menu unggulan yang selalu ada sejak restoran ini
berdiri tahun 1990. Menurut pemilik restoran ini bapak Anak Agung Raka Dalem,
bebek goreng tersebut berawal dari resep keluarga yang biasa dihidangkan untuk
menu makan sehari-hari.
|
Bebek Bengil Ubud, Kabupaten Gianyar Bali |
|
... tempat yang asri, paling asik makan ditempat lesehan |
|
... sambil menikmati sawah menghijau |
|
Dirty Duck ! ... enaaaak banget deh ! |
|
tempat asik untuk jalan-jalan dan foto-foto |
Tujuan
kedua adalah Warung Mardani di Jalan Yudistira, Benoa Kuta Selatan Badung.
Warung ini terkenal dengan nasi campur, dendeng sapi dan sate lilit khas Bali.
Menu tersebut dilengkapi dengan dua jenis sambal yaitu sambal merah yang
terbuat dari tomat, cabai, garam dan terasi. Satu lagi adalah sambal matah atau
sambal mentah yang terdiri dari irisan bawang merah, cabai, garam dan minyak
kelapa murni. Keduanya lumayan pedas dan mengundang selera. Hal yang paling
menarik adalah sayur kacang panjang yang dimasak dengan bumbu lengkap
bersantan. Perbedaan antara nasi campur ayam dan nasi campur sapi hanya
terletak pada daging ayam suir dan daging sapi suir. Selain itu menu yang
disajikan sama untuk semua pilihan. Satu posi nasi campur dijual dengan harga
Rp 30.000. Harganya lumayan mahal untuk kategori nasi campur di Bali yang
rata-rata dijual Rp 12.000 – Rp 15.000 per porsi. Harga nasi campur Warung
Wardani memang sepadan dengan cita rasa makanan khas Bali yang halal.
|
Warung Wardani .. tempat sederhana dengan makanan super enak ! |
|
Nasi campur komplit ! |
Tujuan
ketiga adalah Warung Mak Beng yang terletak di Jalan Hang Tuah 45 Sanur,
makanan khas warung ini adalah sop ikan dan goreng ikan cakalang ditambah
dengan sambal belacan yang enak sekaligus pedas banget. Sop nya di masak dengan
bumbu2 warisan tradisional Bali yg di turunkan secara menurun oleh nenek moyang
pemilik warung. Membuat cita rasa sop ikan nya tidak amis sama sekali, rasa nya
sangat segar, agak asem dan pedas. Didalam sop nya di campur belimbing dan timun
yg dimasak secara pas di lidah. Seporsi lengkap dibandrol Rp. 45.000,- ,
dijamin kenyang dan nikmat.
|
Tampak depan Warung Mak Beng dimalam hari .. full terus ! |
|
Porsi lengkap, sop ikan + goreng ikan cakalang plus sambal pedas |
|
... suasana Warung Mak Beng |
Tujuan
ke empat adalah makan seafood .. tempat favorit saya adalah Jimbaran. Sebenarnya
banyak sekali restoran seafood tepi pantai disepanjang Jalan Four Seasons Muaya
Beach Jimbaran, silakan pilih yang mana saja .. tapi tempat saya nongkrong
adalah Menega Café. Seafood kesukaan di Manega Café adalah kerang bakar alias
BBQ Clam, biasanya didampingi dengan tumis kangkung belacan dan minumnya kelapa
muda. Café ini buka mulai jam 11, tapi sebaiknya datang kesini sore-sore (reservasi
tempat dulu lebih baik), mulai jam 16.30 mulai disusun kursi dan meja di
pantai. Café di Jimbaran ini bukan hanya menyajikan makanan enak tapi juga
pemandangan indah pantai menjelang matahari terbenam. Indahnya Bali … enjoy !
|
Tampak depan cafe seafood di Jimbaran .. tujuan kita Menega Cafe |
|
Beres reservasi tempat, jalan-jalan di pantai ... lapar ? beli jagung bakar ! |
|
... menjelang sore, cafe sudah penuh .. semua ingin mendapat tempat di pantai |
|
BBQ Clam ... nyam nyam nyam |
|
Makan seafood sambil menikmati matahari terbenam ... indahnya ! |
Comments
Post a Comment