Menulis
dengan tangan masih punya peran penting
bagi mahasiswa, meskipun sekarang sudah serba digital. Berikut beberapa alasan
utamanya :
1.
Meningkatkan pemahaman dan daya ingat : saat menulis dengan tangan, otak
bekerja lebih aktif unruk memilih kata, merangkum, dan menghubungkan ide.
Proses ini membantu mahasiswa lebih
memahami materi dan mengingatnya lebih lama dibanding sekadar mengetik atau menyalin.
2.
Membantu berpikir kritis dan analitis : menulis tangan cenderung lebih lambat,
mahasiswa terdorong untuk menyaring
informasi penting daripada menulis
semuanya. Ini melatih kemampuan berpikir kritis, analisis, dan sintesis ide, skill
penting di dunia akademik.
3.
Meningkatkan fokus dan konsentrasi : menulis tangan mengurangi distraksi dari
notifikasi, media sosial, atau multitasking. Hasilnya, mahasiswa bisa lebih fokus saat kuliah, diskusi, atau membaca bahan
akademik.
4.
Mendukung kreativitas : coretan, diagram, panah, dan catatan bebas lebih mudah
dilakukan dengan tangan. Ini membantu brainstorming
, pemetaan konsep, dan pengembangan ide—berguna untuk esai, proposal, atau
riset.
5.
Memperkuat keterampilan menulis : kebiasaan menulis tangan membantu mahasiswa lebih peka terhadap struktur kalimat, ejaan,
dan alur logika , yang berdampak positif pada kualitas tulisan akademik.
6.
Baik untuk kesehatan kognitif dan emosional : menulis tangan juga bisa bersifat
reflektif, misalnya journaling atau catatan pribadi, yang membantu mengelola stres dan memperjelas pikiran, terutama di masa
kuliah yang padat.
Teknologi memang memudahkan, tapi menulis dengan tangan tetap relevan. Kombinasi keduanya, menulis tangan untuk memahami dan merancang ide, mengetik menggunakan laptop, hp atau gadget lainnya untuk menyusun catatan yang lebih terstruktur dan rapi, adalah strategi paling efektif bagi mahasiswa dalam memahami materi kuliah.

Comments
Post a Comment