Etika Menggunakan AI untuk Mahasiswa dan Dosen

 

Turnitin AI Detection adalah alat yang dirancang untuk mendeteksi penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penulisan sebuah teks. Aplikasi ini dapat membantu pendidik dan institusi dalam mengidentifikasi apakah suatu karya ditulis oleh manusia atau dihasilkan oleh model AI. Turnitin AI Detection adalah salah satu contoh detector tools, sehingga aplikasi ini penting untuk menjaga integritas akademis, menghindari plagiarisme, dan memastikan bahwa mahasiswa menyampaikan pemikiran dan analisis mereka sendiri. Dengan semakin meningkatnya penggunaan AI dalam penulisan, alat seperti Turnitin AI Detection berperan penting dalam membantu institusi menjaga standar akademik. Agar tidak jatuh pada plagiarisme dan terdeteksi detector tools seperti Turnitin AI Detection, Copyleaks, GPTZero, dan lain-lain, begini etika pakai AI untuk menjaga integritas atau kejujuran secara akademik :

1. Tulis ulang setiap judul (kerangka tulisan) yang dihasilkan oleh generative AI dengan bahasa sendiri.

2. Pakai generative AI sebagai alat bantu penelusuran dan riset, bukan sebagai penghasil konten semata, sehingga mahasiswa tetap menjadi pemilik dan pengatur ide dan hasil pemikirannya sendiri.

3. Pertahankan gaya tulisan sendiri dan pertahankan sentuhan manusia dalam karya tulis dengan tidak sepenuhnya bergantung pada struktur kalimat yang dihasilkan oleh aplikasi seperti Grammarly.

4. Hindari aplikasi parafrase seperti Quillbot, susu kata-kata sendiri sehingga alur tulisan lebih terjaga, jelas dan koheren.

5. Pastikan struktur tulisan jelas, mulai dari pendahuluan, sitasi dan kesimpulan.

6. Pastikan sitasi benar saat mengutip argumentasi karya tulis lain agar tidak dianggap dan terdeteksi sebagai konten GenAI.

7. Hindari istilah, kata-kata kunci, maupun kata ganti yang sering dipakai generative AI.

8. Gunakan tools detector untuk cek manual dan menulis ulang bagian yang terdeteksi sebagai hasil GenAI itu sendiri.

9. Menyatakan pemakaian generative AI dalam mengerjakan tugas, prosesnya, dan evaluasi plus-minus penggunaannya.

 

Aturan Umum Penggunaan AI pada Tugas Kuliah Mahasiswa untuk Dosen

Agar mahasiswa berintegritas dalam menggunakan AI saat mengerjakan tugas, dosen perlu melakukan langkah berikut :

1. Minta mahasiswa menggambarkan cara mereka menggunakan generative AI dalam menyelesaikan tugas, lalu tantangan, cara mengatasi, serta pengalaman penting yang didapat.

2. Minta mahasiswa berlatih membuat prompt yang efektif.

3. Minta mahasiswa kritis mengevaluasi hasil jawaban (output) generative AI dari sisi akurasinya, apakah dapat dipercaya atau ada bias, serta kualitasnya, dan lain-lain.

4. Wajibkan mahasiswa mengecek fakta, mengkritisi, menginvestigasi, dan mengedit/tulis ulang hasil jawaban generative AI.

5. Minta mahasiswa membandingkan hasil kerja mandiri dan hasil bantuan generative AI sehingga mereka dapat mengenali kelebihan, kecenderungan, dan perspektifnya sendiri, serta merefleksikan peran AI: gagal atau sukses berkontribusi dalam melengkapi pemikirannya.

6. Jelaskan ekspektasi atas tugas atau kegiatan yang diberikan secara tertulis, serta relevansinya.

7. Jelaskan kapan penggunaan generative Ai dibolehkan dan dilarang; saat dibolehkan, mahasiswa 8. wajib mendokumentasikannya, mencantumkan atribusi, dan menunjukkan proses kritisnya dalam memverifikasi hasil jawaban generative AI.

9. Izinkan mahasiswa bersama-sama mengidentifikasi kesalahan, mengoreksi/revisi, dan merepresentasikan proses berpikirnya.

10. Buka kesempatan bagi mahasiswa untuk merevisi dan mengirim ulang tugasnya sehingga mendorong tumbuh-kembangnya.

11. Dorong komunikasi/penyampaian hasil tugas yang multimodal dan kreatif, misalnya berbentuk suara, memo, podcast, video, infografis, website, presentasi dan lain-lain.

11. Dorong mahasiswa untuk menghubungkan materi pembelajarannya dengan kehidupan nyata sehingga dapat lebih memotivasi mahasiswa untuk belajar dengan konteks personal.

12. Bangun "growth mindset" dengan melatih mahasiswa untuk menentukan sendiri sasaran belajarnya dan merefleksikan progres yang mereka capai sepanjang semester.

 

Sumber : https://www.detik.com/edu  

Comments