Secara
linguistik, puasa disebut sebagai shaum dalam bahasa Arab. Shaum bermakna
imsaak, yakni `menahan.' Menurut syariat, puasa adalah beribadah kepada Allah
SWT dengan cara menahan diri dari makan, minum, dan segala perkara yang
membatalkannya, sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Tatkala
Ramadhan, kaum Muslimin melaksanakan puasa seharian penuh. Nabi SAW menyatakan,
pada momen itulah doa cenderung mudah dikabulkan oleh Allah Ta'ala. Dari Abu
Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Tiga orang yang doanya tidak tertolak,
(yakni) pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan orang
yang terzalimi." Imam Nawawi dalam Al-Majmu' berkata, "Bagi orang
yang berpuasa, disunahkan untuk memperbanyak doa demi urusan akhirat dan dunianya.
Ia juga boleh berdoa untuk keperluan (baik) yang ia inginkan."
Sumber : https://khazanah.republika.co.id/

Comments
Post a Comment