Masjid
Mungsolkanas dibangun pada tahun 1869, artinya lebih awal dari Masjid Cipaganti
yang dibangun pada tahun 1933 oleh arsitek asal Belanda, Charles Proper Wolff
Schoemaker. Konon dahulu Presiden Soekarno pernah singgah dan menginap di
Mungsolkanas ketika masih berkuliah di Technische Hoogeschool te Bandoeng
(sekarang ITB). Dahulu bentuk Masjid Mungsolkanas hanya rumah panggung
sederhana yang terbuat dari bilik bambu. Pembangunan masjid tersebut
diprakarsai oleh KH Abdurrohim yang memiliki gelar Mama Aden, di atas tanah
wakaf yang diberikan Hj Siti Lantenas. Nama Mungsolkanas sendiri bukan berasal
dari Bahasa Arab yang biasa disematkan pada masjid-masjid lainnya. Mungsolkanas
ini merupakan kependekan dari kalimat bahasa Sunda 'Mangga Urang Ngaos Solawat
Kanggo Kanjeng Nabi Muhammad SAW' atau bila diterjemahkan kurang lebih berarti
'mari kita baca selawat untuk Nabi Muhammad SAW'.










Comments
Post a Comment