Islam
mengajarkan umatnya untuk senantiasa bersyukur atas berbagai nikmat yang
diberikan Allah SWT. Nikmat tersebut tidak hanya berupa harta dan kesehatan,
tetapi juga iman, keluarga, ilmu, kesempatan beribadah, serta berbagai
kemudahan dalam menjalani kehidupan. Perintah bersyukur termaktub dalam
Al-Qur'an Surah Ibrahim ayat 7, Allah SWT berfirman,
وَاِذْ
تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ
عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Artinya:
(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur,
niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari
(nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras."
Bersyukur
bukan sekadar mengucapkan alhamdulillah. Syukur juga diwujudkan dengan
menyadari bahwa semua nikmat berasal dari Allah SWT dan menggunakannya untuk
melakukan kebaikan. Mengutip buku Tiket Ke Surga (Doa-Doa Mustajab) karya Abdul
Majid dan Isfa'udin, salah satu doa yang bisa diamalkan sebagai bentuk ungkapan
syukur termaktub dalam Al-Qur'an Surah An-Naml ayat 19,
رَبِّ
اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ
وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ
Rabbi
auzi'nī an asykura ni'matakallatī an'amta 'alayya wa 'alā wālidayya wa an
a'mala ṣāliḥan tarḍāhu wa adkhilnī biraḥmatika fī 'ibādikaṣ-ṣāliḥīn
Artinya:
"Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah
Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk
mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu
ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."
Doa
tersebut memiliki makna yang sangat dalam. Nabi Sulaiman AS tidak hanya meminta
kekayaan atau tambahan nikmat kepada Allah SWT. Beliau justru memohon agar
diberi kemampuan untuk mensyukuri nikmat yang telah diterimanya.
Cara
Mensyukuri Nikmat Allah SWT
Adi
Tri Eka dalam bukunya yang berjudul Tuntunan Mudah Menghafal Bacaan Shalat Plus
Juz Amma menjelaskan, selain membaca doa, rasa syukur dapat diwujudkan melalui
tiga hal. Pertama, bersyukur dengan hati. Seseorang menyadari bahwa seluruh
nikmat yang diperolehnya berasal dari Allah SWT. Kedua, bersyukur dengan lisan.
Salah satunya dengan memperbanyak mengucapkan alhamdulillah dan memuji Allah
SWT atas nikmat yang diberikan. Ketiga, bersyukur dengan perbuatan. Nikmat yang
dimiliki digunakan untuk melakukan kebaikan dan tidak digunakan untuk melakukan
maksiat. Misalnya, nikmat kesehatan digunakan untuk beribadah. Nikmat harta
digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan bersedekah. Nikmat ilmu
digunakan untuk memberikan manfaat kepada orang lain.
Sumber : https://www.detik.com/hikmah/

Comments
Post a Comment